RSS

Why Benedict?

21 Mar

Bagi yang sudah mengenal saya, mungkin sudah tahu bahwa saya sangat mengagumi aktor yang satu ini. Bahkan beberapa kali saya menyelipkannya dalam blog post, bukan dalam konteks fangirling, tapi bungkusnya saja yang saya samarkan. Yang belum diketahui kebanyakan orang–termasuk teman-teman saya–adalah mengapa saya mengagumi Benedict Cumberbatch.

Mereka baru melihat saat saya cumberbatched, tetapi mereka tidak tahu prosesnya, sehingga kebanyakan cenderung menanggapi dengan salah. Seperti ketika saya merekomendasikan serial BBC Sherlock, kebanyakan orang menangkap saya merekomendasikan ‘serialnya Benedict Cumberbatch’.

Jadi, saya akan memulai kisah saya dari pertengahan 2011, saat tanpa sengaja saya melihat serial Sherlock di laptop salah seorang teman. Ketika melihat cuplikannya yang bersetting modern, saya sempat skeptis. Seperti yang sudah berulang kali saya katakan, saya menyukai klasik karena ‘keklasikan’nya. Settingnya, kostumnya, bahasanya, budayanya, suasananya, dan semuanya serba klasik, atau boleh lah disebut kuno, tapi saya suka. Namun serial itu tetap saja berpindah tangan, dan saya mencoba menontonnya tanpa ekspektasi apa-apa. Saya sendiri terkejut betapa saya begitu menyukai serial itu. Saya tidak kenal aktor-aktornya, produsernya, sutradaranya, pokoknya saya sangat buta dengan dunia perfilman. Intinya, saya hanya menikmati adaptasi itu.

Menonton beberapa episode, barulah saya bisa mengucapkan Benedict Cumberbatch dengan benar dan lancar. Itu pun saya tidak tertarik mencari latar belakangnya, saya tidak menganggapnya menarik waktu itu. Hingga pertengahan 2012, saya baru mendapatkan season keduanya, menontonnya, dan mengalami apa yang disebut Irene-nya Lara Pulver sebagai ‘Sherlocked’. Perasaan menggantung, kelaparan terhadap episode selanjutnya, atau apa pun itu membuat saya menontonnya berulang-ulang, mengikuti segala informasi dari beberapa fandom di media sosial, hingga entah bagaimana status saya naik menjadi ‘Cumberbatched’.

Jadi, penting bagi saya untuk mengkonfirmasi bahwa bukan Benedict yang membuat saya menyukai Sherlock. Saya rasa kesimpulan paling tepat dan paling adil yang bisa saya buat adalah bahwa kesukaan saya pada Sherlock membuat saya mengenal Benedict Cumberbatch lebih dalam, melihatnya dari sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang yang hanya melihat luarnya, sehingga saya memiliki alasan-alasan personal untuk mengaguminya.

Jujur, saya memang konyol saat saya menyukai sesuatu atau seseorang, saya dapat dengan mudah tersinggung dengan sikap atau kata-kata yang tidak berkenan di hati saya. Namun seringkali itu karena mereka tidak tahu, dan saya pun tak bisa membuat mereka mengerti. Karena butuh menonton episode Sherlock berkali-kali, butuh membaca pernyataan-pernyataan persnya, butuh melihat sikapnya dari video-video di YouTube, butuh mendengar pernyataan dari orang-orang yang sudah pernah menemuinya, dan segala hal yang bagi mereka yang bukan fans adalah hal yang sangat membuang waktu, untuk sekadar mengerti.

Jika hari ini saya mengatakan bahwa Benedict Cumberbatch ‘ganteng’, ‘menarik’, dan lain sebagainya, bukan semata-mata karena fisik, itu karena saya telah melihat apa yang terpancar dari dalam dirinya. Lagipula, kalau memang toh dia tidak memiliki itu semua, mengapa itu menjadi masalah bagi sebagian orang. Jika kalian melihat nama Benedict besar hari ini, fansnya banyak, tidak berarti kalian perlu mengamininya atau mengkritisinya. Seperti saya yang tidak pernah mengagumi, secara personal, Leonardo DiCaprio, Johnny Depp, Brad Pitt, dan sebutlah aktor-aktor tenar yang lain. Bukan karena saya tidak memahami bakat mereka atau tidak melihat ketampanan mereka, tetapi memang karena saya tidak memiliki alasan personal untuk itu. Dan meski saya merasa beberapa aktor tak pantas untuk dikagumi karena mereka tidak berbakat atau tidak tampan atau sikapnya buruk, saya tidak harus mengkritisi penggemarnya kan?

S critic

S hes different

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on March 21, 2014 in My Thoughts

 

One response to “Why Benedict?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: