RSS

Batch of Kindness : A Little Giveaway

10 Jul

Hi, I participate in Batch of Kindness, a simple movement to celebrate Benedict Cumberbatch’s upcoming birthday on July 19. This giveaway is for my Indonesian fellow, but if you want to participate without opportunity to win anything, I would be very grateful (see this post below, after my Indonesian’s explanation). However, I send my love to all Collective in the world and especially for the inspiration of this kindness, Benedict Cumberbatch. For more details, visit this site.

Sebenarnya ide untuk membuat ini datang mendadak setelah melihat situs Batch of Kindness di atas. Memang hadiahnya tidak banyak, tetapi kalau bisa berguna untuk orang lain, mengapa tidak? Di samping itu, saya juga memiliki misi lain dalam giveaway ini yang akan saya jelaskan nanti.

Dorongan untuk membuat giveaway sedikit banyak berasal dari orang yang akan berulang tahun ini, seseorang dengan kebaikan hati yang menginspirasi. Seseorang yang saat menerima hadiah dan ucapan dari fans-nya di seluruh penjuru dunia, mengatakan hal ini:

And it may be cheeky after such efforts and generosity… but could I make a request? Could you please put the time and energy, money and effort you put into those gifts, cards and messages to me into doing good for someone else? I am of course taking my inspiration from fans who donated to Myeloma UK. But it doesn’t have to be money, perhaps it’s just a bit of your time or a simple gesture of kindness… anyway if it makes me sound ungrateful for what you gave me please forgive my rudeness. I simply think if the number of people who threw love my way did so to people that need it far more than me, that would be a wonderful feeling for us all to have on my birthday. (full letter here)

Tanpa mengurangi rasa terima kasihnya terhadap waktu, energi, dan uang yang diluangkan fans untuk dirinya, dia menganjurkan agar semua itu dialihkan kepada orang lain. Siapa yang tidak tergerak karenanya?

Oleh karenanya saya membuat giveaway pertama di Bzee’s Inner Space di momen yang ‘dispesialkan’ ini. Semua orang boleh mengikuti giveaway ini, tidak harus fans, bahkan tidak perlu pernah mendengar nama Benedict Cumberbatch, tidak perlu mengenal saya atau blog ini. Syaratnya sederhana saja:

Tuliskan di kolom komentar, kebaikan orang yang pernah Anda terima, kebaikan yang mungkin terlihat kecil, tetapi sangat berharga untuk Anda.

Simple. Inilah misi saya, menggali kebaikan orang lain dalam memori Anda, yang mungkin saja dapat menginspirasi siapa saja yang nantinya membaca post ini. Dan jika cerita Anda bisa menginspirasi orang lain, kemudian orang itu menularkan kebaikan itu kepada orang lain, semoga Anda akan mendapatkan balasan kebaikan itu dari Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Sedangkan bonus dari saya, ada 2 (dua) buah voucher belanja di elevenia.co.id senilai Rp20.000,- untuk 2 (dua) orang terpilih. (Saya masih membuka kesempatan jika ada yang ingin menambahkan hadiahnya).

Pemenangnya akan saya umumkan pada 19 Juli 2014, tepat pada ulang tahun ke-38 Benedict Cumberbatch.

Oya, karena kalian sudah di sini, mungkin penasaran tentang pandangan saya tentang aktor ini atau karyanya, bisa intip post saya yang berhubungan dengannya di sini dan di sini.

For everyone in the world, you may please kindly share your story about kindness you’ve accepted from others, a small thing, simple thing that may seem insignificant, but it actually means something for you. Your share may inspire others, and that will be a batch of kindness. I will make the wrap up on July 19, 2014.

Thank you so much.

Picture

(pic source)

Advertisements
 
8 Comments

Posted by on July 10, 2014 in Events

 

8 responses to “Batch of Kindness : A Little Giveaway

  1. alvina ayuningtyas (@alvina13)

    July 10, 2014 at 10:53 PM

    Kebaikan kecil namun sangat berharga ya..emm… *mikir dulu
    Oh saya ingaat.
    Waktu dulu, pernah saat hamil muda, saya ingin membelikan kejutan untuk Si Ayah. Favoritnya Duren, maka meluncurlah saya dan si Kakak ke Hypermart (sembari main gesek) untuk membeli Duren. cuma sebungkus (iya udah dibungkusin plastik kedap udara). Begitu sampai kasir, astagah antrinyaa…
    Mana buanyak banget belanja belanjaannya.
    Saya hampir menyerah, waktu mau balik lagi naruh itu duren, eh ada bapak bapak baik hati yang nyuruh saya duluan ke kasir. Belanjaan bapak itu banyaak banget sih, setroli jumbo penuh. Mungkin dia kasihan ya ngeliat saya yang hamil sambil megangin idung (saya ga suka bau duren), nggandeng bocah dan bawa sekerat duren. Hahahhaa.
    Itu sederhana banget sih, sekarang kalau saya belanja banyak banget dan di belakang saya ada ibu ibu hamil atau bawa anak yang rewel, dan belanjaan dia sedikit, biasanya saya suruh duluan. Ini pengecualian budaya antri buat saya XD

     
    • bzee

      July 13, 2014 at 9:39 AM

      Iya ya, cuma beberapa menit aja buat kita tapi sangat berharga buat orang lain. Dulu sih ada kasir yg khusus buat belanja dikit, tapi kayanya ga difungsikan dgn baik. Thanks for sharing, Vin 🙂

       
  2. renpuspita

    July 11, 2014 at 8:22 AM

    Ahhhh, Bang Beeeen “cium dan peluk mesra dulu :* ” #danlaludikeplak X)
    Aku kagum banget sama ini orang, karena sejauh ini dia lebih banyak dibicarakan dari film dan juga attitudenya yang luar biasa, ketimbang para aktor abal – abal yang cuma bisa pamer otot #heh. Jadi bangga rasanya bisa ngefans ma Ben, hahaha XD

    Berhubung topiknya itu kebaikan orang yang pernah aku terima, sebenarnya kejadiannya baru – baru ini Zee. Jadi kemaren kan kita lagi euforia pesta demokrasi dan pilpres (yang bahkan sampai sekarang masih dibahas aja, kayak ga ada topik lain ya). Beda dengan pileg kemaren yang aku woles aja ngga bisa nyoblos, pilpres kali ini aku tahu pilihanku dan aku mau repot – repot mengurus form A5 agar bisa nyoblos. Tentu saja rasanya bakalan durhaka kalau aku ngga berterimakasih sama Papaku karena beliau yang ngurus form A5 di Malang, TPS tempatku terdaftar. Tapi seandainya bukan karena tukang ojek di depan apartemen, mungkin aku udah nyerah ngurus form A5 ini, Zee.

    Pasti dirimu bertanya “kenapa?”

    Saat itu, perutku sedang sakit dan jarak dari apartemen ke kelurahan sangaaat jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki. Sepeda motor dipakai suamiku untuk kursus, sehingga pilihanku cuma dua, jalan kaki atau naik ojek. Ojek di Jakarta itu, kalau – kalau pada belum tahu, suka curang dan nerapin tarif yang tinggi padahal jaraknya deket banget. Tapi tukang ojek yang aku panggil ini baik banget. Selain nganterin aku ke kelurahan dia pun nanya “mau saya tungguin ngga bu?”, yang tentu aja aku jawab “iya”. Bahkan saat pegawai kelurahan minta aku fotokopi form A5 dan KTP sebagai arsip (yang aku benernya heran, kenapa kantor kelurahan ngga punya mesin fotokopi), tukang ojek itu mau nganterin aku cari tempat fotokopi yang buka lalu balik lagi ke kelurahan.

    Kedengarannya simple ya, tapi berkat kebaikan tukang ojek itu, form A5ku bisa keurus. Aku bisa nyoblos capres pilihanku, bisa ikut menyumbang suaraku dan mendukung demokrasi di Indonesia. Aku harap kebaikan kecil yang aku terima dari tukang ojek ini akan bermuara pada kebaikan – kebaikan lain yang lebih besar 🙂

    Terimakasih giveawaynya ya Zee ^_^

     
    • bzee

      July 13, 2014 at 9:42 AM

      Wah, sepertinya jarang2 ya nemu tukang ojek kaya gini. Tapi ketemu orang baik membuat kita semakin bersemangat pastinya. Thanks for sharing ya, Ren.

       
  3. Riri Hanafi

    July 13, 2014 at 1:24 PM

    Kebaikan yang sangat sederhana yang sangat berharga untuk kami saat itu tapi mungkin gak semua orang juga untuk tergerak melakukannya… 🙂

    Jadi suamiku kadang suka over pe-de, menurut dia klo indikator bensin itu di huruf E, masih ada sekitar 1 liter bensin di tangki bensin motornya… Tapi kejadiannya gak gitu… Waktu itu hujan, pulang kantor, udah mulai gelap, bensin habis di sekitaran Blok M. Akhirnya kami melipir ke arah Melawai, dulu ada pom bensin, sekarang katanya ada yang jual bensin eceran di deket situ… Tapi mungkin karena hujan, gak ada yang jualan… Jadi mau gak mau kami dorong motornya dan jalan ke arah Fatmawati dengan tujuan pom bensin Malay (sekarang udah tutup)… Serius itu masih jauh…

    Hujan emang mulai reda, tapi badan capek harus jalan kaki, pake jas ujan, helm dan bawa tas… Trus jalanannya sepi banget lagi… Rasanya mau nangis, katanya doa paling makbul ada doa orang yang dianiaya… Hihi… Bukannya lagi ngerasa dianiaya sih… Tapi udah desperate banget… Akhirnya berdoa aja sama Tuhan… Semoga ada pertolongan…

    Ajaibnya ada mas2 yang stop dan nanya kenapa… Kami bilang abis bensin, kebetulan banget si masnya naek motor gede, jadi tangkinya masih punya bensin lebihan… Malahan masnya ngasih plastik bungkus sepatunya bwat nampung bensin untuk kami…

    Masnya kami gantiin uang gak mau… Aku yakin cuma Tuhan yang bisa ngebales kebaikan mas2 itu… untukku dia udah kaya malaikat penolong 😉

    Twitter: @de2via

     
    • bzee

      July 13, 2014 at 1:33 PM

      Keren, zaman sekarang, apalagi di kota besar, rasanya orang itu hidup sendiri2 ya. Pengalaman yg membuatku terketuk sekali lagi, Makasih ya 🙂

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: